Lirik Lagu Soniye Mil Ja - Aaja Nachle (2007)

Monica Novri
By -
0

   


Lagu

Soniye Mil Ja

Film

Aaja Nachle (2007)

Penyanyi

Madhuri Dixit, Sukhwinder Singh, Sunidhi Cauhan

Lirik

Piyush Mishra, Jaideep Sahni, Asif Ali Beg

Musik

Salim-Sulaiman

Bintang

Madhuri Dixit, Kunal Kapoor, Konkona Sen Sharma

Label

Yash Raj Music



Patang Sang Ud Gaya Bachpan, Jhanak-Jhanak Man, Dagar Suhaani Re
Masa kecil terbang jauh bersama layang-layang, hati berdenting riang, jalan terasa indah
Ladakpan Aaya Ab Toh Kasak Masak Ye Kya Mastani Re
Kini masa remaja datang membawa rasa gelisah dan debar yang tak menentu, oh sungguh menggoda
Are Kya Haaye Jawaani Ki Hoti Hai Yahi Nishaani Re
Aduhai, apakah memang begini tanda-tanda datangnya masa muda?
Ki Chitwan Tirchii-Tirchii Hui Jaaye, Haan Aayi Jawaani Re
Bahwa tatapan mata pun mulai melirik malu-malu, ya, masa muda telah tiba!

Hoy Jawaani Aayi, Saath Mein Laayi
Masa muda telah tiba, datang membawa gairah
Pawan Ke Sang Sang, Har Ang Chale Hichkole Leke Gagan Ke Rang Se
Bersama hembusan angin, setiap lekuk tubuh berayun mengikuti warna langit
Ude Hai Taqreer, Lagi Humraahi, Chali Purwai
Takdir pun melambung, rasa kebersamaan pun hadir, saat angin timur mulai berhembus
Main Hoon Tera Romeo, Tu Meri Hai Wahi Juliet
Aku adalah Romeo-mu, dan kau adalah Juliet-ku
Are Main Ranjha Tera, Tu Meri Hai Heer
Ahai, aku adalah Ranjha-mu, dan kau adalah Heer-ku

Soniye Mil Ja Mele Mein, Ke Iska Naam Jawaani
Wahai kekasihku, temuilah aku di tengah keramaian ini, karena inilah yang namanya masa muda
Ke Jo Na Main Na Hoon Tere Sang, Toh Phir Kis Kaam Jawaani
Jika aku tidak bersamamu, lalu apa gunanya masa muda ini?
Are Wo Nahin Jaante, Hoti Hai Kis Kaam Jawaani
Aduh, mereka itu tak tahu untuk apa sebenarnya masa muda diciptakan
Tabhi Toh Hoti Hai Har Baar Ye Badnaam Jawaani
Itulah sebabnya, masa muda selalu saja mendapat nama buruk
Soniye Mil Ja Mele Mein, Ke Iska Naam Jawaani
Wahai kekasihku, temuilah aku di tengah keramaian ini, karena inilah yang namanya masa muda

Are Ki Aaja Meri Jaan Ki Na Main Musalman Na Hindu Jaisi Koi Baat Hoon
Kemarilah kekasihku, karena aku bukanlah Muslim maupun Hindu, tak ada hal semacam itu padaku
Are Main Prem Khazaane Ka Hoon Pehredaar
Ketahuilah, aku adalah penjaga dari perbendaharaan cinta!
Are Oh Khabardaar Aashiq Ki Zaat Hoon
Dengarlah baik-baik! Aku berasal dari kasta para pencinta!

Hey, Banaras Ke Ikke Mein Ho Gangateer Chalenge
Hei, dengan kereta kuda di Banaras, kita akan menyusuri tepian sungai Gangga
Barf Ki Dhoop Sunghane Are Kashmir Chalenge
Akan kubawa kau menghirup aroma matahari di atas salju, ayo, kita ke Kashmir!
Are Kaise Bhi Ho Haalaat Ke Tujhko Ghuma Laaun Baghdad
Bagaimanapun keadaannya, aku akan membawamu bertamasya ke Baghdad
Ye Mera Vaada Jaanam
Itu janjiku, Sayang!
Are Ye Chunri Bikaner, Ki Surma Jhumka Mehndi Der
Kuberikan Chunari dari Bikaner, celak mata, anting-anting, dan Mehndi yang melimpah
Ye Mera Vaada Jaanam
Itu janjiku, Sayang!

Soniye Mil Ja Mele Mein, Ke Iska Naam Jawaani
Wahai kekasihku, temuilah aku di tengah keramaian ini, karena inilah yang namanya masa muda
Ke Jo Na Main Na Hoon Tere Sang, Toh Phir Kis Kaam Jawaani
Jika aku tidak bersamamu, lalu apa gunanya masa muda ini?
Are Wo Nahin Jaante, Hoti Hai Kis Kaam Jawaani
Aduh, mereka itu tak tahu untuk apa sebenarnya masa muda diciptakan
Tabhi Toh Hoti Hai Har Baar Ye Badnaam Jawaani
Itulah sebabnya, masa muda selalu saja mendapat nama buruk
Soniye Mil Ja Mele Mein, Ke Iska Naam Jawaani
Wahai kekasihku, temuilah aku di tengah keramaian ini, karena inilah yang namanya masa muda

Are Khurja Ki Khurchan, Are Mathura Ke Pede
Aduhai, bawakan aku manisnya Khurchan dari Khurja, dan kue Peda khas Mathura
Revdi Meerut Wali Chaat Dariban Ki Layega
Juga manisan Rewri dari Meerut, serta camilan Chaat dari Dariba!
Are Main Hukum Karun Toh Door, Arab Se Poora Baag Khajoor
Jika aku memerintah, akankah kau membawakan seluruh kebun kurma dari tanah Arab yang jauh
Laadke Aangan Mein Bharpoor, Tu Mere Lagwayega
Lalu menanamnya hingga memenuhi seluruh halaman rumah untukku?

Are Lagwayunga, Lagwayunga, Lagwayunga!
Akan kutanamkan! Akan kutanamkan! Akan kutanamkan!

Toh Phir Tu Mil Ja Mele Mein, Ke Iska Naam Jawaani
Maka dari itu, temuilah aku di keramaian, karena inilah yang namanya masa muda!
Nahin Ye Chota Masla, Bahut Bada Hai Kaand Jawaani
Ini bukan masalah sepele, masa muda itu adalah sebuah 'kejadian luar biasa'
Are Ye Sarpat-Sarpat Ghodi Meri Jaan Jawaani
Aduhai, masa muda ini seperti kuda betina yang berlari kencang tanpa kendali, Sayangku!
Are Ye Ghar Ki Murghi Nahin Ye Chutta Saand Jawaani!
Ini bukan sekadar ayam peliharaan di rumah, tapi masa muda adalah banteng liar yang lepas!

(Soniye Mil Ja Mele Mein, Ke Iska Naam Jawaani)
(Kekasihku, temuilah aku di keramaian, karena inilah yang namanya masa muda!)
Mil Ja!
Temuilah aku!
(Ke Jo Na Main Na Hoon Tere Sang, Toh Phir Kis Kaam Jawaani)
(Sebab jika aku tidak bersamamu, lalu apa gunanya masa muda ini?)
Soniye Mil Ja!
Kekasihku, temuilah aku!
(Soniye Mil Ja Mele Mein, Ke Iska Naam Jawaani)
(Sayangku, temuilah aku di keramaian, karena inilah masa muda!)
Soniye Mil Ja, Mil Ja, Mil Ja, Mil Ja!
Sayangku, temuilah aku, temuilah aku, temuilah aku, temuilah aku!
(Soniye Mil Ja Mele Mein, Ke Iska Naam Jawaani)
(Wahai kekasihku, temuilah aku di keramaian, karena inilah yang namanya masa muda!)

Soniye Mil Ja...
Sayangku, temuilah aku...
Soniye Mil Ja!
Sayangku, temuilah aku!

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)