Lagu | Mitti |
Film | Fighter (2024) |
Penyanyi | Vishal Dadlani, Shekhar Ravjiani |
Lirik | Kumaar |
Musik | Vishal & Shekhar |
Bintang Film | Hrithik Roshan, Deepika Padukone |
Label | T-Series |
Ambillah tanahmu ini, telah kukembalikan padamu
Tera Karz Chukaya Hai
Hutangku padamu telah lunas kubayar
Hutangku padamu telah lunas kubayar
Kabhi Dushman Ke Aage Jhuka Na Sar Jo
Kini kutundukkan di hadapanmu
Kepala yang tak pernah tunduk di hadapan musuh ini
Tere Aage Jhukaya HaiKini kutundukkan di hadapanmu
Marna Bhi Tujhpe Jaise Koyi Jashan Yaaron
Mati demi dirimu terasa seperti sebuah perayaan, kawan
Maut Naseebon Wali Milti Hai Kamm
Maut Naseebon Wali Milti Hai Kamm
Kematian yang membawa kehormatan seperti ini jarang terjadi
Teri Zameen Pe Lunga Phir Main Janam
Teri Zameen Pe Lunga Phir Main Janam
Di tanahmu ini, aku akan lahir kembali
Taaki Phir Bol Paaun Vande Mataram
Agar aku bisa menyerukan kembali "Aku memujamu, Ibu Pertiwi"
Agar aku bisa menyerukan kembali "Aku memujamu, Ibu Pertiwi"
Sujalam Sufalam
Engkau yang kaya akan air jernih dan berlimpah buah-buahan
Malayaja SheetalamEngkau yang sejuk karena embusan angin dari pegunungan Malaya
Sasya Shyamala Vande Mataram
Engkau yang hijau gelap dengan hamparan tanaman pangan, aku bersujud padamu, Wahai Ibu
Engkau yang hijau gelap dengan hamparan tanaman pangan, aku bersujud padamu, Wahai Ibu
Sujalam Sufalam
Engkau yang sejuk karena embusan angin dari pegunungan Malaya
Engkau yang kaya akan air jernih dan berlimpah buah-buahan
Malayaja SheetalamEngkau yang sejuk karena embusan angin dari pegunungan Malaya
Sasya Shyamala Vande Mataram
Engkau yang hijau gelap dengan hamparan tanaman pangan, aku bersujud padamu, Wahai Ibu
Engkau yang hijau gelap dengan hamparan tanaman pangan, aku bersujud padamu, Wahai Ibu
Zyada Nahi Hai Yaaron Qurbani Dene Wale
Tidak banyak jumlahnya, kawan, mereka yang rela berkorban
Desh Ke Naam Pe Apni Jawani Dene WaleMereka yang memberikan masa mudanya demi nama negara
Har Rishte Se Pehle Watan Ko Rakhne Wale
Mereka yang menempatkan tanah air di atas hubungan apa pun
Watan Ki Khatir Chita Pe Badan Ko Rakhne Wale
Mereka yang membaringkan tubuh di atas api kremasi demi tanah air
Mereka yang membaringkan tubuh di atas api kremasi demi tanah air
Raakh Hua Toh Kya
Apa peduliku jika aku menjadi abu?
Hua Main Dhuan To KyaApa peduliku jika aku menjadi asap?
Sarhad Pe Pehra Doonga
Aku akan tetap berjaga di perbatasan
Aku akan tetap berjaga di perbatasan
Banke Pawan
Dengan menjadi embusan angin
Dengan menjadi embusan angin
Sujalam Sufalam
Engkau yang sejuk karena embusan angin dari pegunungan Malaya
Engkau yang kaya akan air jernih dan berlimpah buah-buahan
Malayaja SheetalamEngkau yang sejuk karena embusan angin dari pegunungan Malaya
Sasya Shyamala Vande Mataram
Engkau yang hijau gelap dengan hamparan tanaman pangan, aku bersujud padamu, Wahai Ibu
Engkau yang hijau gelap dengan hamparan tanaman pangan, aku bersujud padamu, Wahai Ibu
Sujalam Sufalam
Engkau yang sejuk karena embusan angin dari pegunungan Malaya
Engkau yang kaya akan air jernih dan berlimpah buah-buahan
Malayaja SheetalamEngkau yang sejuk karena embusan angin dari pegunungan Malaya
Sasya Shyamala Vande Mataram
Engkau yang hijau gelap dengan hamparan tanaman pangan, aku bersujud padamu, Wahai Ibu
Engkau yang hijau gelap dengan hamparan tanaman pangan, aku bersujud padamu, Wahai Ibu
Sujalam Sufalam
Engkau yang sejuk karena embusan angin dari pegunungan Malaya
Engkau yang kaya akan air jernih dan berlimpah buah-buahan
Malayaja SheetalamEngkau yang sejuk karena embusan angin dari pegunungan Malaya
Sasya Shyamala Vande Mataram
Engkau yang hijau gelap dengan hamparan tanaman pangan, aku bersujud padamu, Wahai Ibu
Engkau yang hijau gelap dengan hamparan tanaman pangan, aku bersujud padamu, Wahai Ibu
Sujalam Sufalam
Engkau yang sejuk karena embusan angin dari pegunungan Malaya
Engkau yang kaya akan air jernih dan berlimpah buah-buahan
Malayaja SheetalamEngkau yang sejuk karena embusan angin dari pegunungan Malaya
Sasya Shyamala Vande Mataram
Engkau yang hijau gelap dengan hamparan tanaman pangan, aku bersujud padamu, Wahai Ibu
Engkau yang hijau gelap dengan hamparan tanaman pangan, aku bersujud padamu, Wahai Ibu

